POLRES SAMOSIR IKUTI RAPAT EVALUASI

Admin Samosir
By Admin Samosir Januari 28, 2017 10:27

Tribratanewsressamosir.com PANGURURAN.  Bertempat dikantor Camat Pangururan telah dilaksanakan rapat evaluasi kegiatan yang telah dilakukan berdasarkan hasil rapat pada tanggal 23 Januari 2016 terkait relokasi pasar onan tajur Jln sianjurmula-mula Kel Pasar Pangururan  dan Pasar Siraja Oloan  bertempat di Jln gereja Kel. Pasar Pangururan ke Pasar Percontohan Onan Baru desa Pardomuan 1 Kec.Pangururan Kab Samosir Jumat, 27/01/2017, Sekira Pukul 14.30 Wib

Acara tersebut dipimpin oleh Asisten 1 Pemerintahan Ir.Mangihut Sinaga,dan yang turut hadir  antar lain, Wakapolres Samosir Kompol Hamdan,SH,MH, Kabag Ops Polres Samosir Kompol Deddi Harahap,SE, Camat Pangururan, Kapolsek Pangururan, Danramil Pangururan, Kasat Pol PPdengan jumlah peserta rapat sebanyak 30 orang.

Pelaksanaan rapat tersebut membahas tentang sejauh mana langkah-langkah yang telah dilakukan dan bagaimana tanggapan masyarakat tentang giat door to door dan sosialisasi yang telah dilakukan.

Dalam Kata Sambutannya Asisten 1 Pemerintahan Ir.Mangihut Sinaga menyampaikan “agar kiranya kita saling kerja sama dalam menuntaskan permasalahan onan tajur dan adanya pasar yang baru yaitu pasar onan siraja oloan”

Waka Polres Samosir KOMPOL HAMDAN SH,MH juga menyampaikan “bahwa dalam rangka perelokasian pasar onan tajur dan pasar siraja oloan ke pasar percontohan onan baru yang menimbulkan permasalahan antara pihak pedagang dengan SKPD Kab.Samosir agar kiranya kita dalam menemukan solusi agar terhindar celah-celah hukum.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian  evaluasi oleh tim terpadu pada kegiatan door to door dan sosialisi yakni, Camat Pangurururan Krimson Malau menyampaikan bahwa telah melayangkan surat peringatan pertama dan tidak ada tindakan tempramen dari pedagang hanya saja pedagang bingung kemana berjualan,Perlu mengundang para pedagang untuk duduk bersama kita dan melakukan sosialisasi, Para pedagang memohon pentingnya ada pasar diseputar Kel. Pasar Pangururan.

Danramil Pangururan menyampaikan, adanya tokoh masyarakat yang sangat mendukung aspirasi masyarakat

  • bahwa pedagang meminta kepada Pemkab Samosir agar memberikan solusi terbaik kepada para pedagang, dan apabila memang tidak bisa berjualan dipasar Onan Tajur maupun Pasar Raja Oloan, mereka mengusulkan lokasi berdagang di Open Stage Pangururan.

Dalam kesimpulan rapat yang dapat dikutip oleh Humas Polres Samosir:

  • Agar tetap dilakukan rekayasa lalu lintas tiap pagi  dilokasi pasar Siraja Oloan oleh Sat Pol PP, Dishub,Koramil dan juga dari Satlantas Polres Samosir untuk melarang kendaraan yang berhenti di pasar onan Siraja Oloan yang hendak masuk ke lokasi.
  • Untuk antisipasi adanya celah hukum, Asisten 1 Pemerintahan memerintahkan Kabag Hukum untuk mengkaji payung hukum terkait keberadaan pasar onan siraja oloan dengan 2 Opsi yaitu
  1. Perda Nomor 14 tahun 2011 tentang Retribusi Perijinan tertentu dan Permendagri No 32 tahun 2010 tentang pedoman pemberian mendirikan bangunan yang mana waktu tahapan pelaksanaan permendagri tersebut pemberian surat peringatan harus tiga kali dilayangkan masing -masing 30 hari kalender kerja sedangkan opsi kedua yaitu.
  2. Undang -undang lingkungan hidup no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup berlangsung selama 14 hari dan ada sanksi pidananya.

yang mana kedua opsi tersebut untuk diajukan ke Bupati Samosir yang mana opsi tersebut yang dilaksanakan.

Admin Samosir
By Admin Samosir Januari 28, 2017 10:27
September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Link Terkait

webpolri pemprovsu

MAKO POLRES SAMOSIR