POLRES SAMOSIR BERHASIL MENGAMANKAN 3 PELAKU PERDAGANGAN ORANG (HUMAN TRAFFICKING)

Admin Samosir
By Admin Samosir Februari 27, 2015 16:27

IMG_4399 IMG_4402

Pangururan 28 Februari 2015, Pada hari selasa tanggal 24 Februari 2015 Polres Samosir Menerima Laporan tentang terjadinya tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),

Korban yang datang kepolres Samosir di dampingi oleh Orang Tua Korban Melaporkan kejadian yang dialaminya.

Dari keterangan korban di Polres Samosir yaitu pada hari Senin 16 Februari 2015 sekira pukul 13.15 Wib korban TT (Perempuan) Umur 16 Tahun, Pekerjaan Pelajar yang masih duduk dibangku SMA, menceritakan masalahnya kepada teman korban SS (18 Thn) yang merupakan teman sekolah Korban bahwa korban dihimpit masalah uang sekolah, dan korban ingin meminjam uang SS untuk menutupi uang sekolah korban akan tetapi SS tidak memiliki uang yang di minta oleh Korban. Karena SS tidak memiliki uang Korban meminta tolong kepada SS untuk mencarikan pekerjaan untuk dapat memperoleh uang untuk dapat menutupi uang sekolah korban. Lalu SS menghubungi rekan nya KS melalui Handphone bahwan ada temannya (TT) ingin di carikan pekerjaaan guna menutupi uang sekolahnya, Lalu KS pun menyuruh SS dan korban  untuk datang ke Hotel Kencana. Sesampainya dihotel KS menawarkan kepada korban untuk menjual dirinya kepada teman laki-lakinya.

Dari keterangan yang di dapatkan dari sikorban Sungguh miris, harga kegadisan yang ditawarkan oleh KS Pekerja Tukang Salon berumur 21 Tahun ini,  Rp 1.200.000 ribu kepada si Korban Namun Sikorban menolak. Kemudian KS membujuk korban dan berkata “SEBENTAR SAJA SAKITNYA ITU DEK, LAGIAN BISA TERBAYARKAN UANG SEKOLAHMU” dan setelah itu KS bersama DS (pegawai hotel kencana Pangururan), 22 Tahun dan SS mengantar korban kesalah satu kamar di Hotel tersebut dan menyuruh korban masuk kedalam kamar tersebut, Korban sempat menolak suruhan KS akan  tetapi tidak berapa lama datang seorang laki-laki ke kamar tersebut langsung melepaskan semua pakaian dan akan tetapi sikorban berontak dan berupaya melarikan diri namun tidak bisa,setelah kejadian itu laki-laki tersebut pergi meninggalkan kamar dan korban untuk menjumpai KS dan pada saat itu WG dan SS berada dikamar KS tersebut.

ternyata perlakuan tidak sampai disitu, dari keterangan sikorban pada hari Selasa tanggal 17 Februari 2015 KS dan WG membawa sikorban ke Medan dengan alasan untuk jalan-jalan. Namun sesampainya dimedan korban di bawa ke Hotel Borobudur dan ternyata dijual kepada seorang laki-laki berpakaian loreng. Kemudian pada hari minggu 22 Februari 2015 KS, WG dan korban kembali kesamosir.dan lebih tragis nya lagi sesampainya di samosir korban TT tidak menerima uang yang dijanjikan oleh tersangka KS dan WG. menerima perlakuan tersebut korban yang telah lama di cari oleh orang tuanya menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua korban, tidak menerima perlakuan dari ketiga pelaku orang tua korban langsung melapor kan kejadian tersebut ke Polres Samosir pada hari Selasa 24 Februari 2015 sekira pukul 23.30 wib.

Begitu Pihak Kepolisian Polres Samosir  mendapat laporan, Kapolres Samosir AKBP Andry Setiawan, SH,S.iK langsung Memerintahkan Kanit PPA  Polres Samosir IPDA Gunawan untuk Menindak Lanjuti laporan tersebut Secara Profesional.dan Dalam Waktu 24 Jam ketiga Pelaku Dapat diringkus Polres Samosir dan di boyong ke Polres Samosir.

Untuk  mempertaggung jawabkan perbuatannya, ketiga Pelaku dijerat Pasal 2 ayat (1) dari Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan ditahan di Polres Samosir guna penyidikan lebih lanjut.

Admin Samosir
By Admin Samosir Februari 27, 2015 16:27
September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Link Terkait

webpolri pemprovsu

MAKO POLRES SAMOSIR